Let’s see What do you know about Meteorology and Climatology

Let’s see

What do you know about Meteorology and Climatology

(Constructed by Sandro.lubis@live.com; ICSF 2008)

Meteorologi dan klimatologi adalah dua disiplin ilmu yang merupakan cabang dari Atmospheric Sciences atau Ilmu Atmosfer. Keduanya sama-sama mempelajari fenomena alam yang terjadi di atmosfer namun memiliki perbedaan kajian yang cukup signifikan.

 

Ilmu Atmosfer merupakan ilmu pengetahuan alam (Natural Science) yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu yang saling berkaitan khususnya mengenai pemahaman kejadian-kejadian di atmosfer bumi, itulah sebabnya ilmu atmosfer dalam fokus pengkajiannya dibagi menjadi dua yaitu Meteorologi dan Klimatologi.

 

Meteorologi merupakan studi atmosfer yang mempelajari pola perubahan sesaat dari waktu-ke waktu dalam skala ruang tiga dimensi ( dx/dt, dy/dt dan dz/dt) dan dinamika atmosfer yang menimbulkan gaya-gaya atau kekuatan pembentuk cuaca dan iklim sehingga dalam perhitungannya sangat diperlukan alat bantu khusus seperti kalkulus matematika dan fisika. Lingkup dari ilmu Meteorologi berdasarkan kajiannya dibagi menjadi empat bagian yaitu; Ilmu Meteorologi Fisik, Meteorologi Dinamik, Meteorologi Sipnotik dan Meteorologi terapan.

 

Ilmu Meteorologi fisik merupakan disiplin ilmu yang membahas fenomena atmosfer yang melibatkan proses fisika di atmosfer bumi seperti perpindahan radiasi elektromagnetik, gelombang bunyi (akustik), listrik atmosfer, proses mikrofisik awan dan fenomena lainnya.

Ilmu Meterologi Dinamik merupakan disiplin ilmu atmosfer yang menggunakan data analisis berdasarkan pada prinsip-prinsip dinamika fluida.

Ilmu meteorologi Sipnotik adalah disiplin ilmu yang mencakup deskripsi, analisis, dan prakiraan gerak atmosfer pada skala yang relatif besar. Subdisiplin ilmu ini merupakan lanjutan dari pendekatan empiris dalam analisis dan prakiraan cuaca yang dikembangkan awal abad ini.

Meteorologi Terapan merupakan ilmu Meteorologi yang membahas aplikasi atau penerapan informasi meteorologi dalam berbagai bidang ilmu yang terkait erat seperti: Building Meteorology, Urban Meteorology, Marine meteorology dan lainnya.

 

Meteorologi merupakan ilmu yang telah dikenal sejak jaman dulu dan merupakan salah satu ilmu yang cukup primitif namun baru hangat diperbincangkan saat-saat ini. Dimulai dari tahun 500 SM Hippocrates mulai menulis tentang pengaruh iklim terhadap kesehatan manusia. Dan pada tahun 350 SM istilah meteorologi mulai diperkenalkan oleh Aristotle. Pada tahun tersebut ia menulis sebuah kompendium sebanyak sembilan ikhtisar yang terdiri dari empat buku yanag berjudul “ Meteorologica”. Buku ini mewakilkan ringkasan pengetahuan tentang cuca dan iklim pada saat itu. Beberapa topik yang terdapat didalamnya membahas mengenai awan, hujan, salju, angin, hujan es, petir dan hurricane. Istilah Meteorologica sendiri sebenarnya merupakan istilah yang berasal dari bahasa Yunani yaitu “Meteoros” yang artinya “tinggi di angkasa” dan “logos” yang artinya ilmu pengetahuan. Dalam bukunya “Meteorologica”, Aristotle mencoba untuk menjelaskan berbagai fenomena yang terjadi di atmosfer dalam sebuah karya filosof dan spekulasi buah tangannya sendiri. Meskipun banyak spekulasi yang ditemukan tidak sesuai dan salah, ide Aristotle tetap diterima tanpa sanggahan hampir selama dua ribu tahun.Faktanya, kelahiran ilmu meteorologi sebagai ilmu alam yang sesungguhnya tidak berlangsung instan hingga akhirnya ditemukan penemuan instrumen–instrumen pengamatan dan pengukuran unsur cuaca seperti termometer pada akhir abad ke -16, barometer pada tahun 1643, dan higrometer pada akhir tahun 1700an, dari situlah ilmu meteorologi terus mengalami perkembangan dan menjadi cabang ilmu alam yang hangat diperbincangkan oleh para ilmuwan. (Ahrens, 2007).

 

Seiring perkembangan jaman dan teknologi, aplikasi ilmu meterologi dalam berbagi displin ilmu semakin luas diantaranya adalah: prediksi kondisi cuaca mendatang pada kondsi normal maupun anomali, evaluasi dampak timbal balik antara aktivitas manusia dan lingkungannya, Modifikasi( hujan buatan, pembersihan asap, kabut), menghitung statistik atmosfer yang akan digunakan untuk berbagi keprluan seperti rancangan gedung, rancangan pesawat terbang, pesawat ruang angkasa, serta rancangan lahan olahan, dan juga berfungsi sebagai strategi metigasi yaitu suatau upaya untuk menghindari sesuatu yang berdampak negatif yang kita tidak inginkan di masa mendatang.

Klimatologi berasal dari bahasa Yunani yaitu ”Clima ” yang artinya inklinasi dan ”Logos” artinya ilmu. Klimatologi adalah ilmu yang mempelajari mengenai iklim, yaitu ilmu yang membahas dan mengakaji kondisi rata-rata dari cuaca atau akumulasi harian atau seasonal peristiwa cuaca pada periode waktu yang cukup panjang atau lama. Fokus kajian ilmu ini adalah pola statistika jangka panjang meliputi rataan, peluang, frekuensi min, max, dan lainnya, perangkat analisis yang digunakan hampir sepenuhnya bergantung pada analisis statistika. Lingkup ilmu ini adalah Klimatologi Fisika, Klimatologi Dinamik, Klimatolografi, dan Klimatologi Terapan.

Klimatologi merupakan cabang ilmu atmosfer yang berbeda dengan Meterolologi. Ilmu Meteorologi berfokus pada sistem cuaca jangka pendek contohnya prakiraan kondisi atmosfer dalam beberapa minggu atau harian. Sedangkan klimatologi berfokus pada generalisasi kondisi cuaca, frekuensi dan trends pada sistem cuaca yang ada. Klimatologi mempelajari periodesitas peristiwa cuaca bertahun-tahun bahkan ribuan tahun, perubahan jangka panjang pola cuaca dan hubungannya terhadap kondisi atmosfer. Ahli klimatologi atau climatologist mempealajari pola iklim dalam berbagi dimensi ruang dan waktu mulai dari lokal, regional, atau global, bahkan perubahan iklim akibat faktor eksternal seperti manusia dan alam yang sangat bermanfaat dalam prediksi perubahan iklim jangka panjang.

Klimatologi memiliki relasi atau hubungan dengan berbagai disiplin ilmu diantaranya adalah: astrophysics, atmospheric physics, chemistry, ecology, geology, geophysics, glaciology, hydrology, oceanography, dan volcanology.

Sama halnya dengan Meteorologi, Klimatologi adalah ilmu alam yang telah dikenal sejak zaman dulu. Orang pertama yang diperkirakan mengajukan hipotesis dan studi mengenai iklim adalah Shen Kuo (1013-1095 AD), ia adalah seorang ilmuwan yang berasal dari Cina yang mengemukakan konsep perubahan iklim , dan diteruskan oleh Edmun Halley tahun 1686. Ia adalah seorang imuwan yang pertama kali melakukan penelitian mengenai iklim, ia mempublikasikan sebuah peta yang berisi arah angin hemisfer selatan bumi. Penelitian klimatologi terus menjadi minat bagi para ilmuwan yang bergelut di bidang atmosfer.

Isu “Global Warming” pada saat ini menjadi perbincangan yang sangat menarik dan hangat diperdebatkan oleh para ilmuwan mulai dari lingkup nasional hingga global. Awal munculnya isu ini merupakan salah satu hasil dari penerapan ilmu klimatologi terhadap fluktuasi cuaca jangka panjang dan kombinasi faktor eksternal terhadap atmosfer.Namun sebenarnya Klimatologi sangat berkaitan erat dengan Meteorologi karena kedua disiplin ilmu ini akan saling melengkapi. Klimatologi akan berfungsi dalam forecast kondisi atmosfer jangka panjang secara statistika namun sangat rentan menghasilkan error, sedangkan Meteorologi forecast kondisi atmoser jangka pendek secara matematis dan fisika namun menghasilkan forecast dengan tikat errro yang lebih rendah. Jadi kedua ilmu ini akan saling melengkapi untuk mendapatkan konklusi terbaik dari karakter atmosfer bumi.

This entry was posted in Climate Fun Facts. Bookmark the permalink.

8 Responses to Let’s see What do you know about Meteorology and Climatology

  1. perdinan says:

    Klimatologi mempelajari atmosfer??? Bukannya hanya meteorologi saja ya yang di atmosfer kajiannya. Sebab katanya Klimatologi itu statistik aja dari meteorologi?? Kalau mereka saling melengkapi kan artinya dua2nya sama donk kajiannya yaitu di atmosfer cuma yang satu jangka panjang lainnya jangka pendek. Trus soal error, jelas meteorologi lebih sedikit errornya sebab waktu lebih pendek. Kan semakin jauh waktu forecast ya makin mungkin error terjadi donk..so..masih bingung nih sama definisi klimatologi meteorologi?Trus bukannya dalam klimatologi tidak ada forecast? emang sih ada istilah climate forecast dan meteorologi forecast? kayaknya kalau climate lebih ke prediksi ya?
    thx

  2. Climatology investigates the same atmospheric processes as Meteorology, Both of these field are still concern on Earth Atmospheric.,but also, Climatology seeks to identify the longer-term influences on climate, such as the circulation of the oceans and the small variations in the intensity of sunlight. Climatology is the study of “average weather”. Meteorology is the study of day-by-day variations in the weather. Ehmm, similar but different,ok..!!! Climatology, in contrast, is the study long-term weather patterns and variations, usually over a number of years. It is concerned with both the description of climate and the analysis of the causes of climatic differences, and more recently climate changes and their practical consequences.
    Statistic and mathematic are only tools for understanding the concept of Characteristic of the Atmosphere and the way to fit the correlation between quantitative data and the factual conditions.
    Error is stil be a problems for processing the climate or weather data, yeah you are right, because the climatology is concern long-term weather and often use the secondary variable beside meteorology elements (like population rate, land use rate, degradation etc that are always change (unconstant variable)) so the probablitiy to make error is bigger than Meteorology.
    Climate forecast is often used in weather forecasting, and it’ll product the medium range forecasting. It just helps to add the information long term for weather forecasting in the future, Some references, said that, this term is rarely used. Because climatology is appropiate for prediction. But from another sources, Climate prediction is same with climate forecast that is the result of an attempt to produce a most likely description or estimate of the actual evolution of the climate in the future (e.g., at seasonal, interannual, or long-term time-scales). Climate forecast synthesis of such weather variations over much longer periods of time, usually years like by using average temperature, average pressure, average rainfall and so on. Averages may be calculated over a number of years
    We can discuss many thing about Atmospheric or Applied sciences together with ICSF. Thank very much Mr. Dr. Perdinan S.Si for your questions. We are very grateful. Yeah, gladly..:) (sandrolubis.wordpress.com, Deparment of Meteorology and Geophysic IPB)

  3. setra says:

    dari sudut pandang saya.. mari kita nonton bareng “the day after tomorrow” saya rasa cukup mewakili dan nakut-nakuti (faktanya emang gitu kok) ttg Global Warming.

  4. Emm hehehe..
    The Day after tommorow is one of my fovourite movie, is better enough to describes the earth condition in the future yeah especially if we dont aware to keep our environment. All element in the world always flow to the balance point and share one each other,..

  5. Well… just for explaining strictly..
    Meteorology is not about Meteor…
    hehehe

  6. Riri says:

    ia laff your action all guyz ,,, euhmm how tobe a member of this forum? thx

  7. Riri says:

    gilag ,, nih blog dah brape abad kaga di upded2 ??? comment trakhir ja 11 november 2 taon lalu …

  8. icsf says:

    haha,, thx Riri.. well we still workin’ on these “stuffs”.. commentny emang jarang, tapi kegiatan qta jalan terus koq.. ^_____^

    and by the way,, u can check out our page on facebook,, here is the link http://www.facebook.com/pages/Bogor-Indonesia/Indonesian-Climate-Student-Forum/49372716081?ref=ts

    feel free to write anything there..!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s