Sosialisasi EcoMonopoly

.

Pada tanggal 23-24 Desember 2009 kemaren telah dilakukan sosialisasi ecomonopoli di SDN 03 Dramaga, tepatnya siswa SD kelas 5.  Sosialisasi ini dihadiri oleh Annnisa sebagai project manager dan pencetus ide ecomonopoli, Rahmi Ariani, Diana Rumondang, Namira Andiani, Latifa, Diyah, Nurika, Huda, Marcha. Pada hari pertama sosialisasi dilakukan dari jam 09.30 pagi dengan memberikan pemahaman tentang lingkungan, global warming dan climate change. Dengan demikian diharapkan mereka memahami makna kenapa mereka harus disuguhi oleh permainan ecomonopoli. Setelah itu mereka diberikan sedikit pemaparan tentang permainan ecomonopoli itu sendiri. Pada awalnya untuk hari pertama hanya untuk perkelanan dan penjelasan tentang lingkungan dan global warming namun karena waktu masih banyak tersisa akhirnya dilanjutkan dengan bermain ecomonopoli sampai jam pulang sekolah 11.00.

.

Disebabkan karena keterbatasan papan permainan, siswa yang ikut bermain hanya 12 orang dengan 6 orang disetiap papan permainan. Pemilihan anak yang bisa ikut permainan ini dilakukan dengan memberikan mereka pertanyaan seputar apa yang dijelaskan kepada mereka sebelumnya. Lalu bagi yang bisa menjawab merekalah yang diizinkan ikut bermain. Bagi yang tidak terpilih, agar mereka tidak mengganggu bagi yang bermain, dipersilakan untuk ikut melihat beberapa video lingkungan, global warming dan climate change.

Mendengar penjelasan tentang lingkungan dari kartu green&hot yang siswa dapatkan ketika bermain

Selama permainan, mereka didampingi agar bisa mendapatkan pesan dari permainan ini, dan bisa mengerti ada beberapa perbedaan dalam permainan. Dua kelompok ini didampingi oleh Rahmi Ariani dan Nurmila. Sedangkan bagi anak-anak yang menonton video ditemani oleh Annisa. Bisa dibilang mereka sangat antuasias mengikuti jalannya permainan. Setiap ada pembelian blok taman nasional (kalau di monopoli biasa adalah sebuah Negara) mereka harus membacakan apa yang tertulis di kartu tersebut agar temannya juga bisa mendengarkan. Selain itu di kartu kesempatan dan dana umum juga diberikan pesan-pesan dan pengetahuan tentang lingkungan.

Sebagian siswa ada yang bermain, sebagian ada yang menonton video tentang bumi

Kendala yang dihadapi selama permainan yang membuat anak-anak tidak fokus adalah karena suasana kelas yang ribut disebabkan teman-teman mereka yang tidak main malah meribut di kelas walaupun telah disuguhi dengan beberapa video lingkungan. Selain itu karena mereka tidak sabaran melakukan permainan ini, ketika seorang temannya membacakan pengetahuan dari sebuah kartu mereka malah bilang “ah lama”. Ini disebabkan karena di satu papan permainan ada terlalu banyak pemain yaitu 6 orang. Akhirya setelah jam sebelas siang karena jam sekolah telah berakhir, kita mengakhiri pula sosialisasi pada hari itu.

Pada hari berikutnya kita kembali lagi ke SDN 03 Darmaga pada jam 7 pagi. hari tersebut yang ikut sosialisasi lebih banyak yaitu Annisa, Rahmi Ariani dan Namira Andiani, Latifa, Diyah, Nurika, Huda, Marcha. Sosialisasi yang dilakukan lebih lama yaitu sampai jam 10.00. Hari ini sosialisasi tidak hanya dilakukan dengan bermain ecomonopoli, tetapi mereka juga diajarkan membuat kantong dari kertas Koran, lomba mengumpulkan dan memisahkan sampah organic dan anorganik, serta memperlihatkan video lingkungan sekali lagi. Permainan ecomonopoli pada hari tersebut dengan menggunakan tiga papan permainan dan disetiap papan permainan hanya dimainkan oleh 4 orang anak. Jadi total anak yang bermain tetap 12 orang. Hal ini dilakukan karena jika satu papan permainan ada 6 anak dirasa kurang efektif yang menyebabkan mereka tidak sabaran sehingga mereka tidak mendengarkan sewaktu sebuah kartu dibacakan. Anak yang dibolehkan ikut bermain adalah anak yang hari kemaren belum ikut bermain. agar semua anak bisa ikut bermain, permainan ini dibagi menjadi dua sesi.

Mendengar penjelasan dari isi permainan, sehingga siswa tidak hanya bermain dengan uang saja, tetapi memahami esensi lingkungan


Selagi beberapa anak bermain ecomonopoli, sebagian lagi diajarkan untuk membuat kantong dari kertas Koran dan sebagian lagi mengikuti lomba mengumpulan dan memisahkan sampah organic dan anorganic. Untuk dua acara tersebut diberikan hadiah bagi yang paling memperhatikan dan membuat kantong lebih bagus dan bagi yang tercepat dan terbanyak dapat memisahkan sampah organik dan anorganik. Selama acara dirasakan bahwa permaian ecomonopoli bisa lebih efektif dari hari sebelumnya karena tersedia 3 papan permainan dan setiap papan permainan hanya ada 4 orang pemain. Selain itu siswa dirasa lebih besemangat karena mereka bisa mengikuti lomba dan mendapatkan hadiah.

.

Setelah jam 09.30, permainan diakhiri dan dilanjutkan dengan pembagian hadiah. Setelah itu mereka juga diberikan sebuah ecocard yaitu sebuah kartu yang bisa menuliskan semua kegiatan mereka selama liburan yang merupakan kegiatan mencintai lingkungan. Setiap mereka menuliskan sesuatu harus juga mendapatkan paraf dari orang tua atau saudara mereka. Hal ini dilakukan agar mereka tidak curang dengan hanya menulis tetapi tidak melakukan hal tersebut. Ecocard ini akan diambil kembali pada tanggal 6 Januari dimana sekolah sudah dimulai kembali. Pada hari ini juga akan diberikan hadiah menarik berupa 1 set ecomonopoli bagi yang paling banyak melakukan hal positif untuk lingkungan.

.

.

Sesi berfoto bersama dengan para siswa dan volunteer

.

Note :

Ecomonopoli sendiri adalah sebuah permainan monopoli dengan mamasukkan unsur pengetahuan tentang lingkungan kedalamannya. Diharapkan dengan permainan ini bisa menumbuhkan rasa kepedulian lingkungan dalam diri anak sedari dini. Dengan demikian permainan ecomonopoli ini bisa dibilang adalah permainan yang sangat edukatif. Jadi sambil bermain sambil belajar untuk mencintai lingkungan serta menambah ilmu pengetahuan. Permainan ini menjadi best project dari bank Danamon dan didanai. Pencetus ide dari ecomonopoli adalah Annisa Hasanah, jurusan LANSKAP angkatan 44.

.

Journal by Rahmi Ariani.

This entry was posted in Our Activities..!. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s