EcoMonopoly

“.. Learning Green by Playing..”

What is EcoMonopoly?

EcoMonopoly merupakan permainan game-board yang bernilai edukatif dan ramah lingkungan.  Permainan ini hasil modifikasi permainan Monopoli biasa yang sudah dikenal oleh anak-anak Indonesia, namun pendekatan yang diambil ialah berbasis lingkungan hidup. Sebagian material yang digunakan dalam permainan ini terbuat dari barang bekas atau daur ulang, contohnya : dadu dari kayu bekas, uang-uangan dari kertas bekas, dan pion yang terbuat dari daur ulang kertas. EcoMonopoly merupakan inovasi media edukasi bagi masyarakat pada umumnya dan anak-anak pada khususnya dalam meningkatkan kesadaran lingkungan melalui permainan yang fun.


Photo of a big bunny rabbit!
Cara bermain EcoMonopoly cukup sama dengan bermain Monopoly biasa, namun pemain dipacu untuk mengatur uang untuk melakukan jual-beli kawasan yang ramah lingkungan, seperti pepohonan, area ekowisata, perusahaan daur ulang, dll. Selain itu, kartu ‘Kesempatan’ dan ‘Dana Umum’ diubah menjadi kartu ‘Hijaukan’ dan ‘Panas’. Ketika pemain mendapat kartu Hijaukan akan mendapat bonus karena bersikap ramah lingkungan, tetapi jika pemain mendapat kartu Panas maka akan mendapat denda karena berperilaku tidak ramah lingkungan. Selain itu, disetiap kartu terdapat kolom ‘Tahukah kamu?’, Kolom ini berisi tentang fakta-fakta lingkungan yang ada di Indonesia atau tips untuk hidup ramah lingkungan. Kata-kata mutiara bertema lingkungan juga berada di setiap nominal uang-uangan.

Permainan ini telah dijalankan dibeberapa sekolah, diantaranya :

1. SDN Babakan 01 Darmaga bogor

2. SDN Babakan 03 Darmaga bogor

3. Anak2 SD di Desa Rembul, Tegal

Kegiatan ini tidak hanya sekedar bermain saja, namun dilengkapi dengan kegiatan-kegiatan yg lebih real action terhadap lingkungan, seperti : Pesta Daur Ulang kertas, membuat puzzle dr styrofoam bekas, operasi semut (pengumpulan sampah), jalan2 ke kawasan pedesaan untuk membangkitkan rasa cinta pertanian dan lain-lain.


Photo of a big bunny rabbit!

Innovator : Annisa Hasanah